Departemen wakaf dan agama pemerintahan Hamas Palestina di jalur Gaza memperingatkan bahwa ada kelompok-kelompok ekstrimis Freemasonry yang beroperasi secara rahasia di Amerika, dengan memberikan tekanan yang kuat untuk mempercepat penghancuran Masjid Al-Aqsha.
Peringatan ini datang setelah bocornya rencana rahasia kelompok-kelompok masonik Amerika yang ingin menghancurkan dan membongkar masjid Al-Aqsha secara maksimum – dari apa yang mereka sebut sebagai rahasia dari “Segel Sulaiman.”
Dalam sebuah pernyataan yang diterima IOL, pada hari Selasa kemarin (12/1) Menteri Wakaf di Gaza, Dr Talib Abu Sha’ar mengatakan: “Kelompok-kelompok Masonik ini telah melakukan penetrasi ke Amerika lewat orang Amerika sendiri, dan hal itu menunjukkan ritual agama mereka.”
Freemasonry mendefinisikan dirinya sebagai gerakan spiritual yang membutuhkan “kemajuan manusia”, tapi gerakan ini telah banyak mendapat kritikan di banyak negara; sebagai akibat dari kerahasiaan kegiatan mereka, mereka dituduh sebagai gerakan terbesar yang berjuang untuk pemikiran agama yang sekuler, untuk alasan tersebut gerakan ini telah dilarang di dunia islam dan Universitas Islam Al-Azhar telah mengeluarkan fatwa Haram keberadaannya di Mesir.
Mengutip surat kabarĀ Washington Post baru-baru ini – menginformasikan bahwa sumber-sumber AS mengatakan bahwa kelompok-kelompok ekstremis Yahudi Freemasonry, yang beroperasi secara rahasia di Amerika Serikat, telah memberikan tekanan yang kuat untuk mempercepat penghancuran Masjid Al Aqsha.
Menteri Wakaf menyatakan bahwa kelompok-kelompok ekstremis Freemasonry telah menyatakan lebih dari sekali melalui berbagai media bahwa masjid Al-Aqsha akan dihancurkan segera, dan ia menyerukan kepada seluruh bangsa Arab dan umat Islam serta pemerintah negara-negara Islam di dunia untuk peduli terhadap masalah ini.(fq/iol)
Popularity: 29% [?]

Numpang Berita^^…
Mohon dibaca karena layak dibaca….
Warga Sumenep, Madura digemparkan dengan pengakuan seorang wanita yang mengaku dirinya sebagai nabi. Wanita bernama Samawiyah (30), ini tinggal di Desa Angon Angon, Arjasa, Pulau Kangean.
Dalam ajaran yang disebarkan, Samawiyah meminta agar warga muslim tidak perlu naik haji, karena dalam dirinya telah ada ka’bah. Selain itu pengikutnya diwajibkan puasa seumur hidup.
Samawiyah yang lama ditinggal suaminya kerja di Malaysia ini sudah hampir satu tahun mengaku senagai nabi. Selama satu tahun berdakwah, dia berhasil merekrut pengikut sebanyak 18 sampai 25 orang.
Orang-orang yang menjadi pengikut Samawiyah ini mayoritas adalah keluarga terdekat dan orang yang sudah terpengaruh ajaran sesat tersebut. Bahkan, para pengikutnya juga sangat tunduk dan patuh.
Terbongkarnya adanya nabi dan ajaran nyleneh setelah warga Pulau Kangean resah dengan ajaran tersebut. Karena tidak ingin ajaran ini semakin meluas, warga pun melaporkannya ke kepala desa.
“Warga melaporkan ke saya. Lalu, diawasi dan baru ditindaklanjuti ke tingkat muspika,” kata Kepala Desa Angon Angon, Moh Ridha, saat berbincang dengan detiksurabaya.com, Senin (22/2/2010).
wah…zaman sekarang semakin banyak saja yang aneh2, jelas2 seorang nabi itu laki-laki, dan sudah jelas pula bahwa Nabi Muhammad saw, adalah nabi penutup, nabi akhir zaman. Ini berarti tidak ada lagi nabi setelahnya, apalagi seorang wanita…
Ya Allah, ampunilah dosa kami..
Astagfirullah..
Ya Alloh berikanlah jalan yang terbaik bagi umat Islam….
Lindungilah dari segala macam rintangan yang siap menghadang…
Mari kita berdoa kepada Alloh semoga Masjidil Aqso tetap berdiri kokoh dengan disertai semangat dari orang2 Islam disekitarnya dalam menjalankan ibadah dan beramal sholeh…
Sesungguhnya Alloh akan mengukuhkan kedudukan orang2 yang menolong agama Alloh (Islam)….