Malam Nauzubillah

Malam iut terasa indah dengan gemerlap lampu yang menyala di sisi jalan yang menerangi jalanku dengan suasana khas jalan ibu kota di malam hari. Malam yang terasa indah itu membuatku merasa tak nyaman!, karena dengannya malam, Ibu kota pun tak luput dari liputan asap-asap knalpot yang tak jarang membuat mataku terasa pedih dan hatiku merasa kesal, kesal yang entah harus ku tujukan kepada siapa??? Mungkin diriku.

Malam memang saat dimana sesuatu yang ada didunia ini terasa lebih indah. Jika tak percaya hal ini maka perhatikan sekitarmu! saat kau bepergian di malam hari. Karena kehebatan malam itulah terkadang beberapa manusia tak sadar bahwa mereka telah memperlihatkan hal indah yang mereka miliki kepada orang lain yang bahkan untuk membayangkannya saja tak pantas. Yang dimaksud disini adalah para gadis-gadis yang bepergian di malam hari dengan busana yang hanya pantas untuk dikenakan dirumah dan hal yang hanya pantas dilihat oleh kerabat dan mahram mereka saja. Tetapi mereka…

mengumbarnya dengan seenaknya saja …

Sebagai seorang manusia yang menghargai gadis-gadis dan kaum wanita. Aku menganggap apa yang mereka lakukan adalah kebodohan yang benar-benar bodoh. Mereka memperlihatkan sesuatu hal yang tak pantas dilihat oleh sembarangan orang selain mahram mereka. Apa yang mereka lakukan bagaikan ‘menebarkan uang yang seharusnya mereka gunakan untuk membelikan bahan makanan untuk suami mereka tetapi mereka tebar dengan percuma di jalan-jalan menuju pasar yang tak akan menghasilkan apapun selain ‘gumaman’ bahwa orang ini sudah kaya atau mungkin gila!. Saya merasa miris melihat fenomena ini karena saya merasa wanita adalah salah satu anugerah Tuhan yang terindah yang diciptakan untuk menghiasi dunia ini dengan keindahan dan kecantikannya melebihi anugerah yang lain

…, melebihi gunung-gunung yang menjulang tinggi dengan hamparan pemandangan luas yang membuat dirimu bagaikan penguasa dan pemimpin dunia ini dan semua hal terasa mudah dan kecil bagimu

…, melebihi laut biru dengan sensasi pemandangan bawah laut yang tak ada di dunia permukaan

…, melebihi indahnya lembayung senja dan pagi hari yang membuat mu datang lebih dulu untuk melihat indahnya lembayung itu

…, bahkan mungkin sebagian orang menganggapnya melebihi hidupnya sendiri di dunia ini.

Mereka adalah mahluk Tuhan yang terindah di dunia ini. Yang diciptakan untuk menghiasi dunia ini dan membuat dunia ini terasa lebih indah.

Hidup hanya sementara! jangan pernah menyia-nyiakannya hanya untuk kesenangan dunia dan gengsi semata yang benar-benar membuat mata ini tertutup oleh rasa sombong…! sombong yang manusia tak pantas untuk hal apapun dan sekecil apapun.

Jika kita sombong akan fisik kita, jika kita sombong akan kemampuan kita, jika kita sombong akan pikiran kita, maka kita sombong pada Pencipta kita.

Semoga pembaca yang diberkahi Allah dan disediakan waktunya untuk membaca tulisan ini segera tergerak untuk mengingatkan kerabat, kenalan, dan sahabat untuk menjauhi hal-hal yang seperti tersinggung di atas.

Karena Keindahan yang dimiliki kaum perempuan bukan jajanan murah yang di gelar di jalan melainkan adalah Anugerah yang diberikan Allah untuk menghiasi bumi dan seluruh isinya termasuk manusia dan khususnya kaum laki-laki.

oleh Nurfiantara, FIB UI

Popularity: 6% [?]

About the Author